Indianapolis dan Kasino Peninggalan AL Capone di French Lick

Indianapolis dan Kasino Peninggalan AL Capone di French Lick
Indianapolis dan Kasino Peninggalan AL Capone di French Lick

NUSA Online – Dengan bus AC berlogo Greyhound, seekor anjing pacuan yang esar serta ramping, ekspedisi dari Chicago ke Indianapolis lumayan aman. Sopir bis Kaukasian bertato di tangannya ini tidak banyak senyum, tetapi senantiasa berikan data di tiap titik perhentian dengan jelas. Sehabis 5 jam ekspedisi, kami datang di halte bis Bloomington, dimana Jeffrey Lyons serta istrinya Debby Lyons telah menunggu.

Bloomington, bunda kota Kabupaten Monroe County, kawasan tengah negara bagian Indiana, AS. Kota ini diketahui degan julukan“ Gerbang mengarah Indiana Selatan nan indah”.

Sejarahnya, sekelompok pemukim dari Kentucky, Tennessee, Carolina serta Virginia yang mendirikan kota ini, begitu terkesan dengan indahnya bunga- bunga bermekaran semacam di surga, sehingga timbul sebutan Bloomington.

Kiblatnya Mafia Amerika

Dengan mini truk Ford Rangernya, Jeff serta Deby siap bawa kami ke kediamannya di French Lick, kota kecil di Orange County, Indiana. Merambah ibukota Indiana, nampak gedung stadion Lucas Oil di kota Indianapolis. Suatu stadion serbaguna yang dibuka pada 16 Agustus 2008, diketahui pula selaku kandang dari NFL( National Footbal League).

Indianapolis merupakan tempat lahirnya John Dillinger. Dia sempat dijuluki selaku “Musuh Publik Nomor. I” di Amerika, serta jadi salah satu gangster sangat ditakuti di abad ke 20 tidak hanya Angkatan laut(AL) Capone.

Sepak terjangnya menginspirasi film Public Enemies yang diperankan oleh aktor Johnny Depp. Film ini berlatarbelakang dikala tekanan mental besar terjalin di Amerika.

Sebeum ke Indianapolis, Mick serta Christina pernah menjajaki Chicagocrimetour, keliling kota Chicago, serta melihat- lihat tempat- tempat dimana tokoh kriminal Angkatan laut(AL) Capone serta John Dillinger sempat beraktifitas sampai menemui ajalnya.

Saat sebelum menceritakan tentang Angkatan laut(AL) Capone, pemandu wisata mengajak rombongan ke Lincoln Park buat bergaya di depan lukisan raksasa John Dillinger di tembok kanan Takito Street.

Baca juga  Makanan Halal dan Haram di Indonesia, Bagimana Harus Bersikap?

Semacam ditulis Yayasan Peninggalan Crown Hill, bila Chicago populer selaku kotanya Angkatan laut(AL) Capone, tidak banyak yang menguak bila Indiana juga merupakan kiblatnya para mafia.

Dillinger lahir di Indianapolis pada 22 Juni 1903. Dikala umur 16 tahun, dia putus sekolah serta bersama gengnya Dirty Dozen, sesama anak muda di dekat kediamannya, dia mengawali karier jadi maling kecik- kecilan.

Masuk penjara kanak- kanak, tidak membuat Dillinger kapok. Dia sukses bebas dari tuntutan majelis hukum, dengan mendaftar di harus militer Angkatan Laut. Dillinger setelah itu ditugaskan di USS Utah, yang setelah itu tenggelam sepanjang pengepungan Pearl Harbor.

USS Utah (BB- 31/ AG- 16) merupakan anggota kedua serta terakhir dari kapal perang kapal penempur kelas Florida. Kapal awal Angkatan Laut Amerika Serikat dinamai negeri bagian Utah, mempunyai satu kapal kerabat, namanya Florida.

Utah dibentuk oleh New York Shipbuilding Corporation, didirikan Maret 1909 serta diluncurkan pada Desember tahun yang sama. Utah serta Florida merupakan kapal awal yang datang sepanjang Revolusi Meksiko, masa pendudukan Amerika Serikat di Veracruz pada tahun 1914.

Sehabis Amerika ikut serta dalam Perang Dunia I, Utah ditempatkan di Berehaven di Bantry Bay, Irlandia, bertugas melindungi konvoi dari kemampuan perampok di Jerman.

Kapal Utah melaksanakan banyak pelayaran pelatihan serta manuver armada, serta bawa pejabat besar dalam touring Amerika Selatan pada tahun 1924 serta 1928.

Dillinger sendiri dipecat dari dinas Angkatan Lautnya karena permasalahan disiplin serta kembali menempuh kehidupan gangster. Terlebih pembelajaran ketentaraan buatnya terus menjadi mumpuni selaku Bang Jago.

Sampai pada tahun 1924, dia ditangkap sebab percobaan perampokan toko kelontong Mooresville, dan kembali masuk terali besi di Penjara Negeri Bagian Indiana.

Baca juga  BUMN Asuransi Jiwasraya dan Rekomendasi BPK PMN Rp 32T

Malah di mari, dari sesama narapidana, dia belajar seni merampok bank. Hingga, sehabis leluasa bersyarat pada tahun 1933, Dillinger mengetuai perampokan bank. Dia juga jadi buronan FBI, sampai sukses dibekuk serta ditembak mati di taman Biograph Theatre Chicago pada 22 Juli 1934.

Jasadnya jadi tontonan banyak orang yang melalui, setelah itu mencelupkan saputangan serta potongan koran pada genangan darah dari badannya.

Sampai dia diangkut dengan mobil jenazah dengan pengawalan ketat polisi, mengantarnya kembali ke kampung tamannya di Mooresville, Indiana.

Dillinger dimakamkan di Crown Hill pada 25 Juli 1934, suatu pemakaman pedesaan memiliki di 700 West 38th Street di Indianapolis, Marion County. Pemakaman kepunyaan individu ini dibangun pada tahun 1863 di Strawberry Hill. Puncaknya menghadap ke Indianapolis, dinamai The Crown.

Kasino Peninggalan Angkatan laut (AL) Capone di French Lick

Dari kota Indianapolis, Jeff serta Deby bawa kami ke kediamannya di French Lick, berjarak 91, 73 kilometer, menghabiskan waktu tempuh lebih dari satu jam baru hingga. Kota yang tenang ini banyak menaruh cerita, tidak cuma tentang John Dillinger namun pula Angkatan laut(AL) Capone serta gangsternya yang konon sempat bersembunyi di French Lick.

Tidak jauh dari ruah Jeff nampak berdiri suatu gerbang dengan tulisan GORGE.

“ Aku gak ketahui makna Gorge ini. Gerbang Gorge ini merupakan peninggalan Angkatan laut(AL) Capone. Dia bangun buat tempat pernikahannya dengan seseorang wanita French Lick. Nampak kan terdapat rumah di situ, tetapi kita tidak dapat masuk, sebab ditutup serta properti individu,” ungkap Jeff, adik dari Mick Lyons.

Jeff bertutur, Angkatan laut(AL) Capone berencana membangun banyak kasino di French Lick. Sampai saat ini, cuma terdapat satu kasino di kota kecil ini, terletak di hotel megah, French Lick Resort. Tidak jauh dari hotel memiliki ini, terdapat pula hotel West Baden yang terhubung rel kereta api.

Baca juga  46 Cara Mencari Uang Tambahan untuk Mahasiswa Rantau

Banyak cerita bersliweran tentang kiprah Angkatan laut(AL) Capone berjudi di kasino di French Lick serta hotel West Baden. Di antara lain dia serta gerombolan mafianya bebas berjudi, dengan memakai terowongan dasar tanah buat bergerak supaya tidak ditemukan.

“Banyak cerita menarik tentang French Lick. Kota kecil namun senantiasa menarik para wisatawan yang tiba menginap di hotel megah West Baden serta French Lick Resort. Pula terdapat danau Patoka. Tidak kalah indahnya dengan danau Michigan,” ucap Jeff bersemangat.

Rumah Jeff serta Debby, cuma 10 menit dari 2 hotel memiliki di French Lick ini. Di hamparan tanah sekitar sehektar, Jeff serta Debby menikmati masa pensiunan mereka. Jeff merupakan salah satu pensiunan tentara Angkatan Hawa Amerika, sempat bertugas di USAF( United State Air Force).

Berjarak dekat 200 m dari rumah mereka nan asri, nampak menghampar ladang jagung. Konon cerita, bos mafia sempat tinggal di situ ataupun apalagi banyak mayat para mafia dikuburkan di ladang jagung yang bertebaran di French Lick ini.

indianapolis, casino, poker, slot, slot online, slot88ku, casino online, poker online, lemacau, casino online terpercaya pandora188, casino288, rolet303, casino online maha168, betcoin, megaslot, slot online terpercaya, situs slot online terbaik 2021, roulette online, ratucasino88, 888vipbet slot, ratucasino77, asialive88 slot, rajacasino88, slot 6000, coin365bet, 777 slot online, star77 slot, dewavegas99, slotguru88, oyo99 slot, situs slot terpercaya 2021